Cara Praktis Menghemat Air Saat Mandi dan Memaksimalkan Water Heater
Mandi sudah menjadi kebutuhan harian yang tidak bisa dilewatkan. Namun tanpa disadari, kebiasaan mandi yang kurang tepat bisa membuat pemakaian air dan listrik jadi boros. Apalagi jika di rumah menggunakan water heater atau pemanas air listrik, konsumsi air panas yang berlebihan tentu berdampak pada tagihan bulanan. Kabar baiknya, ada banyak cara praktis untuk menghemat air saat mandi sekaligus memaksimalkan penggunaan water heater agar lebih efisien.
Cara-Cara Praktis Menghemat Air Saat Mandi

Sumber : ariston
Langkah pertama untuk berhemat adalah mengubah kebiasaan kecil saat mandi. Salah satu cara paling efektif adalah membatasi durasi mandi. Idealnya, mandi cukup 5–10 menit. Semakin lama mandi, semakin banyak air dan energi yang terbuang.
Gunakan shower dibandingkan gayung. Shower modern umumnya memiliki debit air yang lebih terkontrol sehingga pemakaian air lebih efisien. Agar lebih hemat, pilih shower dengan fitur eco atau pengaturan aliran air.
Matikan air saat tidak digunakan. Contohnya ketika sedang menggosok sabun atau sampo, sebaiknya air dimatikan sementara. Kebiasaan sederhana ini sangat berpengaruh pada penghematan air harian.
Selain itu, pastikan tidak ada kebocoran pada instalasi kamar mandi. Keran atau shower yang menetes terus-menerus bisa membuang banyak air tanpa disadari. Perawatan rutin sangat penting agar sistem air tetap optimal.
Tips Memaksimalkan Water Heater agar Lebih Hemat Air
Menghemat air saat mandi akan lebih maksimal jika penggunaan pemanas air listrik juga dilakukan dengan tepat. Salah satu tips utama adalah menyesuaikan kapasitas water heater dengan jumlah penghuni rumah. Kapasitas yang terlalu besar untuk kebutuhan kecil justru membuat energi terbuang percuma.
Atur suhu air secukupnya. Banyak orang menyetel water heater pada suhu terlalu panas, lalu mencampurnya dengan air dingin. Cara ini membuat air panas terbuang sia-sia. Suhu ideal water heater biasanya berkisar antara 38–45 derajat Celsius.
Gunakan water heater secara bergantian jika penghuni rumah cukup banyak. Dengan begitu, air panas bisa dimanfaatkan secara optimal tanpa harus menunggu pemanasan ulang yang memakan listrik.
Terakhir, pilih water heater berkualitas dengan teknologi efisiensi energi. Produk dengan insulasi tangki yang baik mampu menjaga suhu air lebih lama sehingga tidak perlu sering memanaskan ulang.
Rekomendasi Water Heater 15 Liter yang Hemat dan Praktis
Untuk kebutuhan rumah tangga kecil hingga keluarga kecil, kapasitas 15 liter sudah sangat ideal. Berikut 3 rekomendasi water heater 15 liter dari Ariston yang dikenal andal dan hemat energi:
1. Ariston Andris2 15 Liter
Water heater ini cocok untuk 1–2 orang. Desainnya ringkas, pemanasan cepat, dan konsumsi listrik efisien. Sangat pas untuk kamar mandi minimalis.
2. Ariston Pro R 15 Liter
Dilengkapi teknologi Titanium Enamel Coating yang membuat tangki lebih awet dan tahan lama. Cocok bagi pengguna yang menginginkan pemanas air listrik dengan performa stabil dan perawatan minim.
3. Ariston Andris Lux 15 Liter
Pilihan premium dengan desain modern dan sistem keamanan lengkap. Pemanasan air lebih cepat dan distribusi panas merata, sehingga penggunaan air jadi lebih efisien.
Semua produk Ariston tersebut bisa kamu temukan di Shopee resmi Ariston Indonesia, sehingga terjamin keaslian dan garansinya.
Menghemat air saat mandi tidak harus ribet. Dengan kebiasaan sederhana dan penggunaan water heater yang tepat, kamu bisa mengurangi pemborosan air sekaligus menekan konsumsi listrik. Memilih pemanas air listrik berkapasitas sesuai kebutuhan, mengatur suhu dengan bijak, serta menggunakan produk berkualitas seperti Ariston adalah langkah cerdas untuk kenyamanan mandi yang tetap hemat dan efisien.



Post Comment